twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

PENEGAK

SALAM PRAMUKA
Menjadi penegak jauh berbeda dengan saat kita menikmati dunia Pramuka Penggalang. Saat kita berada di jenjang Pramuka penggalang, kita dibina dengan mekanisme pembinaan yang bertumpu pada kecakapan pembina dan instruktur dilapangan, yang dengan kata lain kenikmatan dan manfaat menjadi Pramuka penggalang di gugusdepan sangat tergantung pada pembina. Mulai dari perencanaan pelatihan, pemilihan lokasi dan bentuk kegiatan, dinamika perkemahan hingga hidupan warga pasukan penggalang tidak bisa dilepas dari kemampuan pembina untuk melakukan “intervensi” pembinaan mental dan watak binaannya. Pramuka Penggalang mengacu pada buku “Scouting For Boys” nya Baden Powell.. didalam buku itu di jelaskan beragam aktifitas di alam terbuka dan ketrampilan hidup di alam.


Sedangkan dalam dunia penegak.....
Penegak dituntut untuk mampu melakukan proses pembinaan dirinya secara mandiri dengan pendampingan dari orang dewasa (pembina). Berproses dari satuan terkecil di ambalan yang bernama sangga dan wadah pembinaan pramuka penegak yang bernama ambalan dengan segala variabelnya. Dunia penegak adalah dunia awal pencarian jatidiri yang penuh kejutan, kreatifitas dan tantangan nyata menuju pembekalan diri dalam menghadapi realita kehidupan. Pramuka penegak memiliki kesenangan sekaligus kewajiban yang melekat dalam satu tarikan nafas. Penegak berarti menjadi tegak, menjadi diri sendiri dan berproses untuk terlibat dalam membangun masyarakat. Penegak memiliki 3 orientasi bina yang tak lepas dalam setiap proses nya. Bina diri, bina satuan dan bina masyarakat.

Pramuka Penegak tidak hanya dituntut untuk mengetahui kemampuan dasar hidup di alam terbuka, namun harus menguasai dan mengembangkan diri untuk kepentingan dirinya dan pengabdian di masyarakat. Pramuka penegak harus berjiwa penolong, selalu melayani dan menempa diri untuk sukarela mambangun masyarakat.

Dalam proses pembinaan pramuka penegak dipandu melalui sebuah ketetapan kwartir nasional SK Kwarnas No 080 Tahun 1988 tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.

Kenapa dalam SK 080 harus bergabung dengan Pramuka Pandega ?
Karena proses pembinaan pramuka Pandega adaalh sebuah proses keterlanjutan dari pembinaan Pramuka Penegak. Pencapaian Pramuka Pandega yang siap terjun di masyarakat sebagai pengabdi dan pemimpin tidak lah cukup jika tanpa proses gemblengan diri saat menjadi Pramuka penegak. Namun kebijakan ini akan berubah seiring perubahan hasil Musyawarah Nasional 2008 yang lalu bahwa akan ada pemisahan pembinaan pramuka penegak dengan pramuka pandega. Sebelum ada perubahan, kita masih harus mengacu pada SK 080 yang sering disebut dengan Polbin T/D.

Didalam Polbin T/D dijelaskan bahwa Pramuka Penegak dan Pandega memiliki 6 wadah pembinaan sebagai tempat dirinya menggembleng diri.

1. Ambalan adalah wadah pembinaan bagi para Pramuka Penegak di Gugusdepan.
2. Racana adalah wadah pembinaan bagi para Pramuka Pandega di Gugusdepan.
3. Dewan Kerja adalah wadah di Kwartir yang beranggotakan Pramuka Penegak dan Pandega yang dipilih dalam Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera, sesuai petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja.
4. Satuan Karya adalah wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega untuk menambah keterampilan dan pengetahuan khusus di bidang pembangunan tanpa meninggalkan kedudukannya sebagi anggota Gugusdepan.
5. Kelompok Kerja adalah wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega untuk belajar dan mengembangkan suatu ilmu pengetahuan dan keterampilan tertentu guna kebutuhan suatu program. Anggota Kelompok Kerja adalah Pramuka Penegak dan Pandega, Pembina, Pelatih, dan orang-orang yang dianggap mampu dan ahli dalam suatu bidang ilmu atau keterampilan tertentu untuk membuat perencanaan tentang program kegiatan Ambalan, Racana, dan atau Dewan Kerja.
6. Sangga Kerja adalah wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega yang mempunyai tugas melaksanakan program kegiatan Ambalan, Racana, dan atau Dewan Kerja.


Ambalan menempati urutan pertama proses pembinaan menjadi pemimpin dan pengabdi di masyarakat. Ambalan sendiri diambil dari kata “ambal” yang merupakan bagian dari pondasi atap sebuah rumah.

Ambalan adalah wadah pembinaan Pramuka Penegak di gugusdepan. Di ambalan inilah pramuka Penegak di berikan informasi secara lengkap tentang organisasi Gerakan Pramuka dan kepanduan, pelatihan , gladi, uji kelayakan, hingga manajemen bermusyawarah untuk membekali dirinya. Di Ambalan, seorang pramuka penegak di beri kesempatan seluas luasnya untuk mengelola satuannya dengan bimbingan orang dewasa.

Ambalan memberi tantangan dan peluang emas yang sangat luar biasa bagi anak muda untuk menguji dan mengasah ketrampilan hidupnya dalam mempersiapkan diri terjun ke masyarakat. Tantangan tersebut berupa kesempatan memimpin dan mengelola organisasi ambalan. Tantangan lain adalah mengembangkan ketrampilan hidup baik di alam maupun di dunia profesi yang diminatinya.

Sebagai sebuah wadah pembinaan, Ambalan dilengkapi berbagai komponen yang memiliki tugas dan fungsi berbeda beda.

Dewan Ambalan
Sesuai Sk 080 tahun 1988, penjelasan tentang Dewan Ambalan adalah :
Untuk menggerakkan Ambalan di bentuk Dewan Ambalan

Dewan Ambalan terdiri atas semua Pramuka Penegak yang sedikitnya sudah dilantik sebagai Penegak Bantara

Dewan Ambalan dipimpin oleh :
1. Seorang Pradana
2. Seorang Kerani
3. Seorang Bendahara
4. Seorang Pemangku Adat

Tugas Dewan Ambalan merencanakan dan melaksanakan program berdasarkan Musyawarah Penegak

Dari isi SK diatas dapat dilihat bahwa penggerak utama Ambalan dalm menjalankan aktifitasnya sehari hari adalah Dewan Ambalan ! dan yang tergabung menjadi Dewan Ambalan adalah semua warga Ambalan yang telah berhasil dilantik menjadi Pramuka Penegak Bantara.

Dewan Kehormatan
Statement dalam Sk 080 menyebutkan :

“Untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut kehormatan anggota, maka dibentuk Dewan Kehormatan yang terdiri atas Pradana, Pemangku Adat, dan beberapa anggota Ambalan yang dianggap perlu hadir oleh Pemangku Adat, serta Pembina sebagai Penasehat”

Dewan kehormatan tidak bersifat permanen. Dibentuk JIKA dibutuhkan dan otomatis akan dibubarkan setelah permasalahan selesai. Salah satu contoh tugas dewan kehormatan adalah pada saat forum pelantikan Calon Penegal dan Pelantikan Penegak Bantara maupun Laksana.

Dewan Adat Ambalan
Diatur dalam Tata Adat Ambalan secara terpisah antara putra dan putri. Dewan Adat Ambalan dibentuk oleh Pemangku Adat yang beranggotakan para anggota Dewan Ambalan / Pramuka Penegak Bantara tertentu untuk melakukan pembahasan dan pelaksanaan tata adat yang berlaku, seperti perubahan Tata Adat, pendampingan warga ambalan, perbaikan perangkat Adat dan sebagainya

Tata Adat Ambalan
Yang lebih membedakan dalam proses pembinaan pramuka penggalang dan pramuka penegak adalah tersedianya Tata Adat di Ambalan. Tata adat ini adalah sebuah aturan main tertulis yang disepakati bersama oleh warga ambalan dalam menjalankan kehidupan kesehariannya sebagai warga ambalan.

Unsur – unsur Tata Adat Ambalan minimal berisi :
Nama Ambalan
Adalah nama pahlawan yang diambil sebagai suri tauladan perjuangan warga ambalan serta meningkatkan semangat nasionalisme di ambalan.

Adat Pelaksanaan Ambalan
Dapat berupa pelaksanaan keseharian di lingkungan Ambalan, interaksi antar anggota, dengan pembina dan organisasi lain, tentang tata upacara pelaksanaan adat dan sebagainya.

Sandi Ambalan
Adalah tatanan kata kata yang mencerminkan semangat dan filosofi dasar hidupan seluruh warga ambalan.

Lambang Ambalan
Adalah simbol pemersatu warga ambalan yang menggambarkan semangat dan tujuan pendirian ambalan.

Kibaran Cita Ambalan
Adalah bendera yang memuat lmbang ambalan untuk mengikat persaudaraan bakti dan menjadi simbol kebanggaan ambalan

Badge Ambalan
Adalah tanda yang berisi lambang ambalan dan dilekatkan pada baju seragam sebagai tanda pengenal satuan ditingkat gugusdepan.

Pusaka Ambalan
Adalah sebuah benda yang merupakan simbol semangat juang nama ambalan yang dipilih guna membentuk watak yang mengacu pada persatuan dan kesatuan warga ambalan untuk kepentingan umum.

Jenjang Keanggotaan Ambalan
Tahapan proses pembinaan di Ambalan terbagi menjadi beberapa tahap/jenjang keanggotaan yang sarat makna dan tujuan. Sesuai isi SK 080 tahun 1988, terlihat sebagai berikut :

Tamu Penegak

1. Tamu Penegak adalah seorang Pramuka Penggalang yang karena usianya dipindahkan dari Pasukan Penggalang ke Ambalan Penegak, atau pemuda yang berusia 16 sampai dengan 20 tahun yang belum pernah menjadi anggota Pramuka.
2. Lamanya menjadi tamu Penegak paling lama 3 (tiga) bulan.
3. Selama menjadi Tamu Penegak kesempatan menyesuaikan diri dengan adat istiadat yang berlaku di Ambalan tersebut.
4. Bagi anggota Ambalan lainnya di beri kesempatan untuk mengenal dan menilai Tamu Penegak tersebut

Penjelasan :
Tamu Penegak atau yang dilebih dikenal dengan Tamu Ambalan (TA) adalah warga ambalan yang telah diterima dalam proses adat penerimaan Tamu ambalan (Baca Tata Adat Ambalan) sebagai simbol keterikatan secara moral akan kehidupan ambalan yang nantinya akan mereka dalami. TA tidak memiliki kewajiban apa pun, namun Dewan Ambalan memiliki kewajiban untuk selalu mengajak TA dalam kegiatan Ambalan yang sesuai dengan jenjang keanggotaannya. TA memiliki hak untuk bertanya dan melakukan orientasi diri selama bergabung menjadi Tamu Ambalan dalam upaya mengenal lebih baik dunia Ambalan.

Setelah proses 3 bulan di jalani dengan baik, maka dewan ambalan akan menyelenggarakan prosesi Pelantikan Calon Penegak (PCT) yang berisi :

1. Memantapkan pengetahuan TA tentang Gerakan Pramuka
2. Memantapkan pengetahuan TA tentang Tata Adat Ambalan dan lingkungan gugusdepan yang akan di masukinya
3. Menanyakan kerelaaan TA untuk bergabung menjadi Calon Penegak (CT)
4. Menegaskan tugas dan tanggung jawab CT setelah dilantik.
5. Penantingan yang dilakukan oleh Dewan Ambalan kepada TA dan seluruh Warga Ambalan yang hadir untuk menerima TA sebagai CT yang baru.


Calon Penegak

1. Calon Penegak ialah Tamu Penegak yang dengan sukarela menyatakan diri sanggup menaati peraturan dan adat Ambalan, dan di terima oleh semua anggota Ambalan untuk menjadi anggota Ambalan tersebut.
2. Lamanya menjadi Calon Penegak sedikitnya 6 (enam) bulan.
3. Perpindahan status dari Tamu Penegak menjadi Calon Penegak dilaksanakan dengan upacara sederhana dan dialog yang mengandung pendidikan bagi segenap anggota Ambalan tersebut.


Calon harus mawas diri dan menghargai orang lain serta menyadari hak dan kewajibannya, antara lain :

1. Tidak mempunyai hak suara dalam musyawarah
2. Mempunyai hak bicara dalam diskusi, pertemuan, dan musyawarah
3. Harus mengikuti acara Ambalan yang bersangkutan
4. Berkewajiban menyelsaikan SKU tingkat Penegak Bantara
5. Berkewajiban ikut menjaga dan mengembangkan nama baik Ambalannya
6. Setiap Calon Penegak di bina dua orang Penegak Bantara/Laksana dari Ambalan yang bersangkutan


Penjelasan :

1. Calon Penegak merupakan anggota ambalan
2. Calon penegak setelah dilantik dalam PCT berhak mengenakan badge Ambalan di seragamnya
3. Calon Penegak wajib mengikuti seluruh kegiatan yang di selenggarakan oleh Ambalannya sebagai upaya perolehan Syarat Kecakapan Umum tingkat Bantara.
4. Dalam proses pencapaian SKU Bantara, CT didampingi oleh 2 orang pendamping yang merupakan penegak Bantara/Penegak Laksana yang terbgi menjadi 2 tugas :
5. Pendamping Kanan berhubungan dengan permasalahan teknis, umum dan ketrampilan kepramukaan
6. Pendamping Kiri berhubungan dengan aspek psikologis dan spiritual.


Penegak Bantara

1. Penegak Bantara adalah Calon Penegak yang telah memenuhi SKU bagi Penegak Bantara dan mentaati adat Ambalan.
2. Perpindahan dari Calon Penegak menjadi Penegak Bantara dilaksanakan dengan upacara pelantikan, yang bersangkutan mengucapkan janji Tri Satya dengan suka rela dan berhak memakai tanda pengenal untuk Penegak Bantara.
3. Selama menjadi Penegak Bantara di beri kesempatan latihan membaktikan diri kepada masyarakat dan membentuk kepribadian yang kuat.
4. Seorang Penegak Bantara wajib tetap melanjutkan latihan dan kegiatan lainnya untuk :

* Menyelesaikan SKU bagi Penegak Laksana sehingga dapat dilantik sebagai Penegak Laksana
* Menempuh Syarat Kecakapan Khusus dengan kesenangan dan bakatnya sehingga mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus
* Mengembangkan bakat dan minatnya di satuan Karya Pramuka serta menyebarkan tugas pokok Sakanya itu sesuai dengan kemampuannya
* Mencari kesempatan untuk mengikuti Kursus Pembina Mahir sehingga dapat membantu menyelenggarakan kegiatan di Perindukan Siaga atau Pasukan Penggalang
* Berperan serta dalam memberikan bantuan kepada Kwartir sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang ada padanya


Penegak Laksana

1. Penegak Laksana ialah Penegak Bantara yang telah memenuhi SKU bagi Penegak Laksana dan mentaati Adat Ambalan.
2. Perpindahan dari Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana dilaksanakan dengan upacara kenaikan tingkat dengan mengucapkan ulang janji Tri Satya dengan sukarela dan berhak memakai tanda pengenal untuk Penegak Laksana.
3. Selama menjadi Penegak Laksana diberi kewajiban memimpin kegiatan bakti untuk Gerakan Pramuka dan masyarakat.
4. Seorang Penegak Laksana wajib tetap melanjutkan latihan dan kegiatannya bahkan dikembangkan terus untuk :

* Menambah jumlah/bobot dalam menempuh Syarat Kecakapan Khusus sehingga mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus yang lebih tinggi
* Memperdalam dan memperluaskan keikutserta-annya di dalam Satuan Karya
* Mengikuti Kursus yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka
* Memberikan kesempatan untuk membaktikan dirinya dengan membantu menyelenggarakan latihan atau kegiatan untuk Pramuka Siaga atau Pramuka Penggalang
* Berperan serta dalam memberikan bantuan kepada kwartir sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang ada padanya


Menjadi seorang yang ahli dalam berkemah dan mengembara membutuhkan proses yang cukup panjang dan penuh liku liku kehidupan. Begitu juga dalam hidupan Pramuka penegak.

Berproses dalam kepenegakan membutuhkan ketekunan dan ketabahan yang berlipat ganda. Proses membangun ketahanan diri itu akan melalui proses di butuhkan, diremehkan, di hargai, di sanjung, di lecehkan, di hormati,dan beragam perlakukan lain yang semakin hari akan semakin meningkatkan ketajaman diri untuk menghadapi masa depan.

By : Kak Totok LAMONGAN

BELAJAR MEMBUAT PERENCANAAN ATAU KONSEP

SANgat lah penting dalam penyusunan sebuah konsep atau rencana atau Desain suatu kegiatan, penyusunan ini akan mempermudah dalam mempersiapkan atau melaksanakan suatu kegiatan dan mengurangi Resiko yang akan membuat gagal suatu kegiatan, jadi gak ada ceritanya kegiatan berlangsung masih menyusun kegiatan berikutnya,,yang ada hanyalah brefing atau koordinasi melaksanakan kegiatan selanjutnya,,,



selain itu tujuan perencanaan ini yaitu untuk mempermudah mengOrganisir kegiatan yang akan dilakukan dengan meng eliminasi kemungkinan2 buruk yang aakan terjadi,



titik acuan dalam perencanaan awal suatu kegiatan harus menjawab pertanyaan dari 5W+1H yang meliputi

Who
What
Why
When
Where
How

Who,(siapa), dengan siapa kita berkegiatan, siapa peserta atau sasarannya,, siapa panitianya.

dalam hal ini kegiatan dilakukan dalam suatu kelompok yang akan banyak membawa manfaat.saling bekerja sama,saling berbagi,,,dan belajar bagaimana dipimpin dan memimpin



What,(apa), apa nama kegiatan tersebut,apa tujuan dari kegiatan itu, (tentunya sesuai dengan tujuan dari Paramuka) ,apa hambatan yang mungkin dihadapiselama berkegiatan,dan apa yang dilakukan untuk mengurangi hambatan tersebut, jadi dalam hal ini diperlukan Analisa Resiko , atau Management Risiko,



Why, (Mengapa),, mengapa kita melakukan atau memilih kegiatan tersebut, ingatlah tujuan dan keguanaan kegiatan, apakah banyak manfaat atau hanya sekedar buang energi..



When, (kapan), kapan kegiatan itu dilaksanakan, berapa lama, apakah dilakukan malam,siang,kemarau,penghujan. ha; itu perlu dipertimbangkan agar kegiatan berjalan lancar tidak terganggu oleh kondisi lingkungan dan tidak mengganggu rutinitas yang ada, serta akan muncul perlenkapan yang akan dipersiapka,, jadi perlu adanya analisis lingkungan juga



Where, (dimana).. tempat mana yang akan digunakansesuai nggak dengan tujuan n kegiatan yang ada



How, berapa dana yang dibutuhkan, dari mana asal dana tersebut, cash flownya gimana, bagaimana pembagian dana tiap bidang dan alternatif dana,, bagaimana kegiatan itu dapat mencapa tujuan,, bagaimana peralatan yang digunakan, bagaimana jika resiko buruk muncul



semua itu bagi pramuka harus selalu berpedoman pada Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan (PDKMK)



ITU SAJA YANG DAPAT SAYA BAGI KEPADA KAKAK2,, smoga bermanfaat ,,Slamat Belajar

salam Pramuka,,

By : kak totok chemScouth

TT UNAIR 2011


Selama ini sudah sering kali anggota kita dikirim ke tingkat jawa timur baik pelatihan ataupun perwakilan mengikuti suatu even,..
Tetapi semua itu hanya perwakilan individu ataupun beberapa orang saja, tetapi untuk kali ini DA SURAWIJAYA SMAN 1 LMG mengirimkan 2 sangga yang terdiri dari 1 Pa dan 1 Pi.
ini merupakan awal yang baik untuk meningkatkan pramuka yang ada di lamongan khususnya anggota DA SURAWIJAYA karena perlombaan yang diadakan sangat bervariatif dan mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini.
Dalam even tersebut kakak-kakak meraih beberapa penghargaan yaitu diantaranya juara 2 reportase,juara 3 terampil dan juara 3 pionering.
Semoga ini merupakan awal sebagai kebangkitan kita utuk seterusnya sehingga bisa membuat perubahan yang lebih baik..
Selamat buat DA SURAWIJAYA dan jangan lupa terus belajar untuk menghadapi even-even yang diadakan oleh berbagai instansi..
semoga tidak hanya mencari keenangan saja tetapi juga persaudaraan diantara anggota pramuka ..



By:k@ng iebadt

SALAM JABAT ERAT SURAWIJAYA


Bukan kesombongan kebahagiaan yang diungkapkan tetapi arti dari sebuah pengorbanan dan kebaktian yang ditunggu ole semua insan, Sobat, tgl 19 - 21 februari 2010 merupakan hari bersejara bagi SMASALA khususnya DEWAN AMBALAN SURAWIJAYA. Dimana DA surawijaya dapat menunjukan taringnya dikanca PRAMUKA kabupaten Lamongan dengan menyabet juara 2 peserta tergiat putri dan pengiriman angggota DA ke JATIM maupun kegiatan tingkat NASIONAL,walaupun DA surawijaya hanya seumur jagung prestasinya sangat membagakan dan mulai disegani dikanca pramuka LA.
Sobat,tidak cukup disitu saja ternyata tgl 14maret 2010 tepat nya hari minggu dimana lagi asyik-asyik nya warga SMASALA berlibur. DA surawijaya Latihan sar air atau SAR AND RESQUE, mereka berlatih penolongan korban sebagai keterampilan yang harus dikuasai sebagai anggota dewan ambalan Surawijaya,dengan harapan dewan ambalan mampu dan jadi suritauladan di masyarakat,Amin.
Kebaktian,kedisiplinandan ketrampilan merupakan ciri dalam diri seorang kesatria, halang rintang, mental, fisik tentunya pemgalaman berharga bagi DA surawijaya. Tepat tgl 28 maret 2010,dewan ambalan melakukan Kenaikan bantara dan melakukan prosesi perimbahan, tentunya kebahagiaa yang tak terhingga sebagai dewan ambalan yang memakai topi rimba, terimakasih DA SURAWIJAYA.,.
Tidak lupa kita ucapkan terima kasih banyak kepada kakak pembina yang senantiasa mendukung kegiatan DA dan kakak alumni yang tidak kenal lelah dalam mengabdikan ilmunya..
By :DA SURAWIJAYA

DIKLAT DA 6

SALAM PRAMUKA,,,,,,
jumat tanggal 6 sampai dengan minggu 8 nopember kemarin DA 6 mengadakan diklat di BUPER Cancing, Ngimbang, Lmg.Peserta yang mengiuti sebanyak 26 anggota.para pembina selalu memberi materi dan pengetahuan yang banyak tentang DA dan Pramuka sehingga para anggota bisa lebih tau dan mahir, selain dari DA 5 dan pembina yang memberi materi alumni yang datang juga mendapat kesempatan.
Diklat ini juga merupakan diklat yang pertama kali diikuti oleh Kak WAJI sebagai pembina baru DA Surawijaya SMASALA. Tidak perlu diragukan lagi kemampuan kakak-kakak yang membina adik-adik sehingga diharapkan materi yang diberikan dapat diterapkan dan bermanfaat bari diri pribadi pada khususnya dan DA pada umumnya.
Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada alimni yang telah hadir membantu sehingga menambah semangat bagi adik-adik yang mengikuti diklat dan para pembina yang senantiasa mendukung.Semoga dengan kembalinya kita dari BUPER kita dapat membawa warna yang berbeda di DA Surawijaya SMASALA sehingga kita dapat membawa DA lebih baik.
Selamat Untuk adik-adik yang telah melaksanakan diklat dan sudah dilantik menjadi anggota, semoga janji yang telah kalian ucapkan dapat kalian buktikan dengan membawa warna yang berbeda pada DA.Mungkin hanya sedikit kata-kata ini yang bisa kai sampaikan, jangan pernah takut untuk melangkah menjadi lebih baik.,.,

SALAM PRAMUKA,,,,,,
TTD
k@ng ieb@D